Web

Pada tulisan kali ini saya akan membahasa mengenai web dan serba-serbinya. Pertama saya mulai dari sejarahnya terlebih dahulu, menurut yang saya baca dari wikipedia (http://id.wikipedia.org/wiki/Situs_web), penemu situs web adalah Sir Timothy John “Tim” Berners-Lee, pada awalanya situs web ini digunakan sebagai wadah untuk memudahkan antar peneliti tempat Tim bekerja dalam berbagi informasi. Kemudian perusahaan tempat Tim bekerja, CERN, pada tanggal 30 April 1993 mengumumkan bahwa www atau world wide web mulai dapat digunakan secara gratis kepada publik.

Www atau world wide web sendiri merupakan salah satu layanan aplikasi pada internet, dan cukup populer ketika mulai digunakan secara umum oleh publik dalam menggunakan jaringan internet, dan pengembangan dari web ini terus dilakukan dengan tujuan untuk menyempurnakan teknologi web tersebut. Web bekerja menggunakan teknologi yang disebut hypertext, lalu dikembangkan lagi menjadi suatu protokol aplikasi yang kini disebut HTTP atau Hypertext Transfer Protocol.

Supaya pengguna dapat menggunakan layanan dari web dibutuhkan program aplikasi client www yang biasa dikenal sebagai web browser, contohnya yang sering digunakan adalah mozilla firefox, google chrome, internet explorer, opera, dan safari.

Bahasan selanjutnya adalah mengenai arsitektur web, berdasarkan tulisan yang saya baca dari seorang blogger (http://edwinghofamz.wordpress.com/2011/04/07/arsitektur-website) arsitektur web merupakan suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs, seperti arsitektur itu sendiri yang melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional. Seperti dalam arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web.

Website arsitektur akan datang dalam ruang lingkup estetika dan teori kritis dan kecenderungan ini dapat mempercepat dengan munculnya web semantik dan web 2.0. Kedua ide menekankan aspek struktur informasi. Strukturalisme adalah sebuah pendekatan untuk pengetahuan yang telah dipengaruhi sejumlah disiplin akademis termasuk estetika, teori kritis dan postmodernisme. Web 2.0, karena melibatkan user-generated content, mengarahkan perhatian arsitek website untuk aspek-aspek struktur informasi.

Kalau dilihat dari macam-macam web (sumber : http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/websites/2000038-jenis-jenis-web), web dapat dibagi menjadi web statis dan web dinamis. Kalau web statis merupakan web dimana pengguna tidak dapat mengubah isi atau content dari web tersebut secara langsung menggunakan browser, jadi interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanya pada pemrosesan link saja. Lalu untuk web dimanis, interaksi yang terjadi antara pengguna dengan server sangatlah kompleks, pengguna dapat mengubah isi atau content dari suatu halaman tertentu pada web dengan menggunakan web browser, pengguna mengirimkan permintaaan atau request yang kemudian diproses oleh sever lalu ditampilkan dalam isi yang berbeda disesuaikan dengan alur programmnya.

Bahasa pemrograman yang biasa digunakan untuk membuat web adalah html, php, xml, asp, wml, perl, cfm, javascript, dan css.

2 thoughts on “Web”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s