Tugas : Sonet (Synchronous Optical Networking)

Pada quiz ini saya akan menjawab beberapa pertanyaan sebagai berikut :

  1. Apakah yang dimaksud dengan komunikasi broadband ?
  2. Sebutkan keuntungan SONET !
  3. Jelaskan prinsip kerja dari ATM !
  4. Apakah yang dimaksud dengan DSL ?

Jawab :

  1. Komunikasi Broadband dalam pengertiannya dideskripsikan sebagai komunikasi data yang memiliki transmisi data kecepatan tinggi dan kapasitas tinggi yang dapat  menggunakan DSL, modem kabel, ethernet, wireless access, fiber optik, W-LAN, V-SAT, rentang kecepatan layanan dari komunikasi broadband ini bervariasi dari 128 Kbps sampai dengan 100 Mbps. Ada dua jenis jalur lebar yang umum, yaitu DSL dan kabel modem, yang mampu mentransfer 512 kbps atau lebih, kira-kira 9 kali lebih cepat dari modem yang menggunakan kabel telepon standar. Umumnya, hubungan ke pelanggan dengan kecepatan 256 kbit/d (0,256Mbit/d) atau lebih dianggap sebagai internet jalur lebar. International Telecommunication Union Sektor Standarisasi (ITU-T) rekomendasi I.113 mendefinisikan jalur lebar sebagai kapasitas pengiriman yang lebih cepat dari kecepatan utama ISDN pada 1,5 sampai 2 Mbit/d. Definisi FCC dari broadband sekitar 200 kbit/d dalam satu arah, dan jalur lebar canggih paling tidak 200 kbit/d dalam dua arah. OECD mendefinisikan jalur lebar sebagai 256 kbit/d dalam paling tidak satu arah dan kecepatan ini yang paling diterima di seluruh dunia. Dalam Draft RPM Penataan Pita Frekuensi Radio untuk Keperluan Layanan Akses Pita Lebar Berbasis Nirkabel  (Broadband Wireless Access) diusulkan definisi Broadband adalah layanan telekomunikasi nirkabel yang memiliki kemampuan kapasitas diatas kecepatan data primer “2 Mbps” (E1) sesuai ITU-R F.1399-1. Faktor pendorong broadband untuk penyelenggara jaringan atau jasa telekomunikasi :
    • Suatu pilihan untuk mengurangi penurunan pendapatan dari teknologi lama (POTS/PSTN)
    • Potensi tambahan pendapatan dari Layanan Nilai Tambah
    • Potensi penambahan secara eksponensial dalam ARPU
  2. Keuntungan SONET adalah dapat memberikan fungsionalitas yang bagus baik pada jaringan kecil, medium, maupun besar.
    • Collector rings menyediakan interface ke seluruh aplikasi, termasuk local office, PABX, access multiplexer, BTS, dan terminal ATM
    • Manejemen bandwith berfungsi untuk proses routing, dan manajemen trafik
    • Jaringan backbone berfungsi menyediakan konektifitas untuk jaringan jarak jauh
  3. ATM telah direkomendasikan oleh CCITT sebagai mode transfer untuk B-ISDN.
    • Pada ATM, informasi dikirim dalam blok data dengan panjang tetap yang disebut sel. Sel merupakan unit dari switching dan transmisi
    • Untuk mendukung layanan dengan rate yang beragam, maka pada selang waktu tertentu dapat dikirimkan sel dengan jumlah sesuai dengan rate-nya
    • Sebuah  sel terdiri atas information field yang berisi informasi pemakai dan sebuah header
    • Informasi field dikirim dengan transparan oleh jaringan ATM dan tak ada proses yang dikenakan padanya oleh jaringan
    • Urutan sel dijaga oleh jaringan, dan sel diterima dengan urutan yang sama seperti pada waktu kirim
    • Header berisi label yang melambangkan informasi jaringan seperti addressing dan routing
    • Dikatakan merupakan kombinasi dari konsep circuit dan packet switching, karena ATM memakai konsep connection oriented dan mengggunakan konsep paket berupa sel
    • Setiap hubungan mempunyai kapasitas transfer (bandwidth) yang ditentukan sesuai dengan permintaan pemakai, asalkan kapasitas atau resource-nya tersedia
    • Dengan resource yang sama, jaringan mampu atau dapat membawa beban yang lebih banyak karena jaringan mempunyai kemampuan statistical multiplexing
  4. DSL merupakan teknologi akses yang menggunakan saluran kabel tembaga eksisting untuk layanan broadband atau satu set teknologi yang menyediakan penghantar data digital melewati kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaringan telepon setempat. Biasanya kecepatan downolad dari DSL berkisar dari 128 kbit/d sampai 24.000 kb/d tergantung dari teknologi DSL tersebut. Kecepatan upload lebih rendah dari download untuk ADSL dan sama cepat untuk SDSL. Banyak teknologi DSL menggunakan sebuah lapisan ATM agar dapat beradaptasi dengan sejumlah teknologi yang berbeda. Implementasi DSL dapat menciptakan jaringan jembatan atau routed. Dalam konfigurasi jembatan, kelompok komputer pengguna terhubungkan ke subnet tunggal. Implementasi awal menggunakan DHCP untuk menyediakan detail jaringan seperti alamat IP kepada peralatan pengguna, dengan authentication melalui alamat MAC atau memberikan nama host. Kemudian implementasi seringkali menggunakan PPP melalui Ethernet atau ATM (PPPoE atau PPPoA). DSL juga memiliki rasio contention yang layak dipertimbangkan pada saat memilih teknologi jalur lebar.
    Contoh teknologi DSL (kadangkala disebut xDSL) termasuk: 

    • High-bit-rate Digital Subscriber Line (HDSL)
    • Symmetric Digital Subscriber Line (SDSL)
    • Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL)
    • Rate-Adaptive Digital Subscriber Line (RADSL)
    • Very-high-bit-rate Digital Subscriber Line (VDSL)
    • Very-high-bit-rate Digital Subscriber Line 2 (VDSL2)
    • G. Symmetric High-speed Digital Subscriber Line (G.SHDSL)

Sumber :
firdaus84.files.wordpress.com/2008/11/11-komunikasi-broadband.ppt
http://id.wikipedia.org/wiki/DSL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s