Multimedia dan Quality of Service

Penulis : Leo Agung Aris dan Yulius Harry Nourzent

Pada masa kini yang namanya dunia maya atau internet tidak dapat terlepas dari yang namanya multimedia (multimedia sendiri memiliki arti yaitu penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu dan koneksi sehingga pengguna dapat berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi – sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Multimedia), baik itu hanya berupa teks, gambar, suara, video maupun aplikasi lainnya. Perkembangan zaman mendorong pihak yang berperan serta dalam jaringan internet baik dari pembuat aplikasi dan pembuat website untuk meningkatkan layanan kualitas dalam hal memberikan layanan multimedia serta dari penyedia jasa internet (ISP) sendiri untuk meningkatkan kualitas jaringan internet yang diberikan kepada pelanggannya, hal ini dilakukan supaya pengguna dapat menikmati dalam mengakses cepat jaringan internet yang terdapat unsur multimedia, biasanya dari ISP sudah memberikan pilihan paket-paket tertentu sesuai dengan kecepatan akses yang diberikan kepada calon pelanggan. Multimedia ini sendiri tidak lagi hanya digunakan untuk berbagi informasi namun juga menjadi layanan komunikasi antar pemakai, dengan demikian yang namanya kualitas layanan (Quality of Service yang artinya adalah mekanisme jaringan yang memungkinkan aplikasi-aplikasi atau layanan dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan – sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Quality_of_Service) sangat penting untuk pengguna dalam menikmati akses jaringan internet. Contoh yang paling mudah dan sering dijumpai pada pegguna internet adalah layanan chatting seperti pada aplikasi yahoo messenger.

Pada aplikasi yahoo messenger atau lebih dikenal dengan istilah YM, pemakai aplikasi YM dapat saling berinteraksi dengan lawan bicaranya menggunakan layanan fasilitas yang sudah terdapat di dalam aplikasi seperti emoticons atau smileys yang tidak hanya berupa gambar tetapi juga ada yang dapat mengeluarkan suara sebagai bentuk perasaan sang pengguna ketika sedang berbicara dengan lawan bicaranya, selain itu juga ada layanan telepon (membutuhkan speaker dan mikrofon) dan sms yang mungkin masih dibatasi untuk pengguna biasa, serta layanan video call (membutuhkan web cam) untuk saling bertatap muka dengan lawan bicaranya, selain itu juga terdapat layanan fasilitas untuk saling berbagi file (transfer file) dan layanan berbagi foto.

Selain aplikasi chatting, multimedia paling erat hubungannya dengan video streaming, kini banyak website yang menyediakan layanan khusus video streaming seperti youtube, metacafe, dan google video, bahkan di dalam situs jejaring sosial seperti facebook juga terdapat video streaming. Memang layanan seperti video streaming ini lumayan banyak diminati oleh pengguna internet, dengan layanan seperti  ini pengguna dapat mengakses cuplikan-cuplikan video sesuai dengan minat masing-masing pengguna (seperti cuplikan berita, musik, video, atau hiburan lainnya). Situs yang bergerak dalam menyajikan informasi atau berita televisi juga kini telah menyediakan layanan video streaming atau live streaming untuk menonton secara langsung, biasanya di internet browser sudah terintegrasi dengan flash player yang terinstall untuk dapat menikmati video streaming. Khusus untuk youtube, karena situs ini yang paling sering diakses untuk mencari video streaming termasuk oleh kami berdua, ketika pengguna ingin memutar video terdapat pilihan resolusi gambar di sebelah kanan bawah player (terdapat tulisan 240p, 360p, dan sebagainya) hal ini ditujukan oleh pihak youtube untuk memberikan layanan kepada pengguna agar dapat memilih kualitas video yang diinginkan, semakin tinggi resolusi video yang dipilih semakin berat atau lambat akses yang dijalankan kecuali akses internet yang dimiliki sudah benar-benar cepat.

Video streaming tidak hanya bermaterikan atau bertujuan untuk menyajikan layanan hiburan dan berita saja, tetapi juga ada yang menyajikan layanan dalam hal edukasi (biasanya untuk anak-anak kecil yang belajar internet dan pelajaran) dan tutorial (seperti tutorial menggunakan aplikasi atau program serta tips dan trik lainnya agar dapat memahami dengan mudah dan cepat). Selain layanan video streaming juga terdapat audio streaming, contohnya untuk situs lokal seperti indowebster telah memberikan layanan keduanya, pada situs ini pada awalnya juga terdapat live streaming (live TV) yang menyediakan layanan tontonan stasiun-stasiun televisi yang terkenal di dalam negeri namun kini layanan live streaming ini sudah dihilangkan.

Kembali ke bahasan mengenai Quality of Service, sesuai dengan yang kami pelajari dari materi di dalam http://lecturer.ukdw.ac.id/anton/download/multimedia9.pdf, bahwa QoS memiliki beberapa parameter seperti date rate, latency, packet loss atau error, dan jitter. Pada date rate, ini sangat menentukan sekali untuk transmisi data ketika pengguna sedang mengunduh data dari internet dan berpengaruh juga ketika pengguna sedang memutar video streaming, jika date rate-nya kecil maka video akan melakukan buffer yang cukup lama dan hasilnya akan berbeda apabila date rate yang dimiliki cukup besar, maka ketika memutar video streaming akan terasa memutar video seperti biasa (dalam keadaan offline). Date rate memiliki satuan kBps atau mBps bila memiliki akses internet cepat. Lalu pada latency, memiliki satuan ms (milisecon), ini kebalikannya dengan date rate. Karena sesuai dengan pengertian dari latency yang artinya adalah waktu maksimum yang dibutuhkan oleh penerima pada saat transmisi data, maka jika latency-nya semakin kecil maka akses jaringan internet dapat dikatakan cepat, hal tersebut akan terasa efeknya jika sedang browsing ke suatu situs yang memiliki unsur gambar yang banyak dan terutama akan sangat baik ketika sedang memainkan game online. Kemudian packet loss atau error merupakan ukuran error rate pada saat transmisi paket data dan diukur dalam persen, selanjutnya yang terakhir adalah jitter yaitu ukuran delay penerimaan paket yang melambangkan smoothness dari audio atau video playback.

Pada materi yang kami pelajari juga terdapat bahasan mengenai streaming protocol, seperti RSVP (Resource Reservation Protocol), SMRP (Simple Multicast Routing Protocol), RTSP (Real Time Streaming Protocol), dan RTP (Real Time Transport Protocol). Streaming protocol ini merupakan jaminan kualitas ketika sedang melakukan video streaming, apabila pengiriman data multimedia yang didapat baik maka hasil yang diperoleh ketika streaming pun semakin baik pula, namun semua itu tetap bergantung dari bandwith yang dimiliki. Sebagai pengguna harus pintar-pintar memilih paket yang ditawarkan oleh ISP, karena di Indonesia biaya untuk mendapatkan jaringan internet dengan kualitas yang baik masih terbilang cukup mahal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s