Spanyol, Juara Dunia Baru

Spanyol, juara Piala Dunia 2010

Piala Dunia 2010

Akhirnya pada perhelatan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan telah mencapai puncaknya, menghasilkan juara dunia baru yang berasal dari benua Eropa, timnas berjuluk El Matador, Spanyol. Menepis banyak anggapan dan sejarah apabila timnas yang berasal dari Eropa tidak dapat meraih titel juara dunia ketika tuan rumah Piala Dunia berasal dari luar Eropa, tetapi pada Piala Dunia kali ini Spanyol mematahkan tradisi tersebut, bahkan pada laga final menampilkan dua tim yang berasal dari tanah Eropa.

Justru yang paling dijagokan untuk menjadi juara kali ini, yang berasal dari Amerika Latin yaitu Brasil dan Argentina harus gugur sebelum mencapai babak semifinal. Keduanya pun takluk oleh tim asal Eropa, Brasil (jagoan saya nih :cry:) menyerah di tangan Belanda dengan skor tipis 2-1 dan Argentina harus takluk dengan skor yang telak 4-0 oleh Jerman. Hanya satu timnas yang dapat mencapai babak semifinal, yakni Uruguay meski sebelumnya tidak diunggulkan dan harus menerima keunggulan tim Belanda.

Bisa dibilang ada beberapa tim eks-juara dunia dan berstatus unggulan harus menerima pil pahit di Piala Dunia kali ini, 2 finalis Piala Dunia sebelumnya (2006) Prancis dan Italia harus angkat koper lebih awal, setelah tidak dapat lolos dari fase grup. Inggris sendiri meski dapat lolos dari fase grup C dan itupun harus tertatih-tatih, akhirnya mereka harus menerima keunggulan timnas Jerman di babak 16 besar dengan skor telak 4-1. Khusus untuk Jerman, mereka kali ini tampil dengan pemain-pemain yang fresh, banyak dihuni pemain muda, meskipun sempat mengalami kekalahan di fase grup oleh Serbia, tapi ketika masuk ke tahap sistem gugur Jerman tampil dengan meyakinkan, menaklukkan Inggris kemudian Argentina. Menurut saya permainan timnas Jerman baik  dalam permainan di lini tengah terutama dari sisi sayap. Tapi permainan tengah mereka akhirnya serasa ‘mati kutu’ ketika menghadapi Spanyol, duet Xavi-Iniesta masih terlalu hebat untuk Jerman.

Selama perhelatan Piala Dunia 2010, tidak lepas dari isu kurangnya kinerja wasit di lapangan, yang paling santer sih ketika tendangan Frank Lampard ketika Inggris melawan Jerman di babak 16 besar, saat itu bola yang dilepaskan oleh Lampard sebenarnya telah melewati garis gawang (dan seharusnya gol) tapi apa daya, wasit tidak mengesahkan bola tersebut menjadi gol. Kemudian berlanjut di pertandingan Meksiko-Argentina, bola yang dilesakkan Carlos Tevez yang seharusnya sudah berada dalam posisi offside akhirnya disahkan menjadi gol. Terus apa lagi ya, hmm kasus gol yang dianulir wasit ketika pertandingan Amerika Serikat melawan Slovenia, serta royalnya wasit mengeluarkan kartu kuning apalagi di pertandingan semalam.

Final

Yup, sekarang masuk ke bahasan final Piala Dunia 2010, sebelum laga final dimulai saya sempat menyaksikan suguhan acara penutupan oleh tuan rumah Afrika Selatan, tampil dengan penyanyi-penyanyi (yang saya kenal cuma Shakira membawakan lagu ‘Waka Waka’ :D), penari dan tata lampu yang ciamik, serta hiburan-hiburan lainnya, menurt saya sudah terbilang sukses Afrika Selatan menggelar ajang sepakbola dunia 4 tahunan ini. Kapan ya Indonesia bisa seperti ini he he. Di pertandingan final Piala Dunia 2010 pun menampilkan kedua tim yang sebelumnya belum pernah merasakan juara dunia, jadi siapapun yang menjadi juara, ini kali pertama tim tersebut meraih juara Piala Dunia.

Pada babak awal Spanyol sempat memilik kesempatan melalui sundulan Sergio Ramos, pada pertandingan final semalam permainan Spanyol masih mengandalkan umpan-umpan pendek satu-dua yang menjadi andalan timnas Spanyol sendiri. Dari penguasaan bola di babak pertama pun Spanyol mengungguli Belanda, Belanda sendiri mengandalkan serangan balik dengan mengutamakan Sneijder dan Robben. Hal seperti ini masih terus berlanjut hingga babak kedua usai, tidak ada perubahan permainan yang menonjol, yang sering mengancam dari pihak Belanda tentunya Arjen Robben, terhitung 2 kali (kalau tidak salah soalnya mata sudah terantuk-antuk karena tidak terjadi gol) tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Spanyol, Iker Casillas selalu mentah.

Jesus Navas menggantikan Pedro di babak kedua, wah ada pencerahan nih pikir saya, ternyata benar, Navas yang selalu melancarkan serangan dari sisi kanan seringkali membuat kerepotan pemain belakang Belanda. Di pertandingan ini juga sering terjadi pelanggaran, banyaknya kartu kuning yang keluar dari kantong wasit, paling parah jatuh ke bek Belanda Heitinga, dia menerima kartu kuning kedua dan berujung ke kartu merah, membuat permainan jadi tidak seimbang. Dan di babak kedua perpanjangan waktu akhirnya Spanyol dapat membuat gol juga, melalui sepakan kaki Iniesta yang lolos dari jebakan offside, Spanyol jadi unggul 1-0 terhadap Belanda. Hingga babak kedua perpanjangan waktu usai skor pun tidak berubah dan Spanyol menjadi juara dunia untuk pertama kalinya. Selamat untuk Spanyol !!

Foto : http://www.fifa.com

4 thoughts on “Spanyol, Juara Dunia Baru”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s