Xabi Alonso selamatkan Spanyol

Pertandingan perebutan tempat ketiga yang berlangsung semalam (28 Juni 2009) tidak kalah menarik dari partai final Amerika Serikat melawan Brasil. Karena tidak seperti pada babak penyisihan ketika Spanyol dengan mudah meladeni tim tuan rumah dan saat itu menang dengan skor 2-0. Kali ini permainan Afrika Selatan menurut saya lebih terbuka dan berani langsung menyerang. Memang gengsi pada pertandingan ini kurang ‘greget’, tapi tentunya Spanyol juga tidak ingin dipermalukan untuk kedua kalinya kan.

Pada laga melawan Afika Selatan, Vicente Del Bosque tidak menurunkan beberapa pemain pentingnya (entah kenapa, mungkin karena akumulasi kartu) seperti Xavi, Puyol, Fabregas, dan Ramos. Tapi tetap saja walaupun tanpa banyak pemain inti, Spanyol tetap dapat bermain dengan baik. Di babak pertama belum ada gol yang tercipta sama sekali, pertahanan dari kedua tim sangatlah baik, tapi bukan berarti penyerangan kedua tim juga kurang. Namun, dalam hal penguasaan bola Spanyol masih lebih unggul dari Afrika Selatan.

Di babak kedua, Del Bosque mengganti kedua pemain depannya David Villa dan Fernando Torres. Entah kenapa dengan Torres, setelah mencetak hattrick ke gawang Selandia Baru di pertandingan pertama, Torres langsung seret gol. Dan penggantinya tentu David Guiza dan David Silva, dengan berharap mereka dapat mengubah permainan agar lebih agresif. Mungkin permainan Villa dan Torres sudah dapat ditebak oleh pemain belakang Spanyol ya’.

Tapi siapa sangka Spanyol justru kebobolan lebih dulu oleh Katlego Mphela pada menit ke-73 setelah mendapatkan umpan silang yang sangat baik. Kemenangan hampir saja diraih oleh Afrika Selatan, namun 2 menit sebelum pertandingan berakhir David Guiza langsung membalikkan keadaan dengan mencetak 2 gol (hanya berselang satu menit).

Yang lebih menariknya lagi Afrika Selatan dapat menyamakan kedudukan menjadi 2 sama, setelah Mphela mencetak gol keduanya melalui tendangan bebas, dan lagi-lagi Iker Cassilas tidak mampu mengamankan gawangnya. Pertandingan pun harus dipaksakan hingga babak perpanjangan waktu 15 menit x 2.

Pada perpanjangan waktu pertama, Spanyol dan Afrika Selatan tetap bermain imbang dengan skor 2-2. Berlanjut ke perpanjangan waktu kedua, akhirnya Spanyol dapat bernapas lega setelah Xabi Alonso membalikkan keadaan, dan kali ini Spanyo yang mencetak gol melalui tendangan bebas. Dengan hasil ini Spanyol menempati juara 3. Sungguh diluar dugaan, dengan predikat juara Eropa 2008, Spanyol kandas di babak semifinal. Hal yang harus diperbaiki oleh Del Bosque untuk ke depannya jika ingin tetap bermain baik di Piala Dunia 2010 nanti. Lain halnya dengan tim tuan rumah Afrika Selatan, sebenarnya pada babak penyisihan grup mereka belum menunjukkan performa yang baik, baru di babak semifinal mereka lebih berani menyerang, tidak tangung-tanggung, lawan yang mereka hadapi di semifinal adalah juara bertahan Brasil. Namun Brasil diselamatkan oleh gol Daniel Alves pada menit-menit terakhir, hingga Afrika Selatan pun harus gugur di semifinal. Semoga di Piala Dunia 2010 nanti Afsel bisa lebih membuktikan kualitasnya dan tidak hanya menjadi tim pelengkap saja.

Sumber : FIFA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s