Ba’da Maghrib

Suatu saat, seorang ahli pesawat ulang alik berbicara di depan para kiai tentang temuannya. Bahwa Indonesia kini sudah bisa membuat pesawat ulang alik untuk terbang ke bulan. Karena dilihat para kiai cuek, sang ahli tentu saja bingung plus curiga.

Tiba-tiba seorang kiai nyeletuk, “Kalau cuma ke bulan percuma. Amerika juga sudah bisa. Makanya, kita bikin pesawat yang bisa mendarat di Matahari!”

Di tengah kebingungan, sang ahli mencoba menerangkan, “Pak kiai, kalau ke matahari itu panas sekali. Pesawat saja bisa meleleh sebelum nyampe ke sana,” tegasnya.

Tak mau kalah argumen, pak kiai menjawab, “Kalau takut panas, berangkat pesawatnya ya habis magrib saja!”

6 thoughts on “Ba’da Maghrib”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s