Satu lagi software untuk membuat video tutorial, setelah Plato dan BB Flashback, namanya adalah Camtasia Studio 6. Cara kerjanya hampir mirip dengan software-software sebelumnya, namun salah satu sisi spesialnya dari software kali ini kita dapat langsung mengupload video hasil editan kita ke Screencast.com atau ke youtube, lebih mudah kan tanpa menghasilkan ke dalam format video terlebih dahulu.
Selain itu Camtasia Studio 6 ini juga menyediakan fitur atau aplikasi tambahan selain Camtasia Recorder seperti Camtasia Menu Maker, Camtasia Player, dan Camtasia Theater. Ditambah terdapat fitur untuk Power Point Recorder.







Menurut saya pribadi, pertandingan final yang berlangsung pada dini hari tadi (29 Juni 2009), merupakan pertandingan terbaik sepanjang laga di kejuaraan Piala Konfederasi 2009 ini. Permainan yang ditunjukkan oleh Amerika Serikat pun mulai menunjukkan performa yang menanjak sejak mereka mengalahkan Mesir dengan skor telak 3-0. Setelah itu tim Amerika Serikat dapat menundukkan Spanyol dengan skor 2-0. Walaupun pada babak penyisihan sebelumnya timnas AS dapat ditundukkan dengan mudah oleh Brasil dengan skor yang telak, 3-0. Tapi tidak kali ini, Amerika Serikat bahkan pada babak pertama dapat mengungguli tim Brasil dengan skor 2-0.
Pertandingan perebutan tempat ketiga yang berlangsung semalam (28 Juni 2009) tidak kalah menarik dari partai final Amerika Serikat melawan Brasil. Karena tidak seperti pada babak penyisihan ketika Spanyol dengan mudah meladeni tim tuan rumah dan saat itu menang dengan skor 2-0. Kali ini permainan Afrika Selatan menurut saya lebih terbuka dan berani langsung menyerang. Memang gengsi pada pertandingan ini kurang ‘greget’, tapi tentunya Spanyol juga tidak ingin dipermalukan untuk kedua kalinya kan.
Kali ini Mozilla Firefox 3.5 sudah bukan beta lagi melainkan sdah menjadi Release Candidate, maksudnya versi ini yang akan dijadikan atau menuju final rilisnya.
Akhirnya satu tempat di partai final diisi oleh juara dunia 5 kali, Brasil. Walaupun pada pertandingan babak pertama menurut saya berjalan dengan alot, maksudnya kedua tim saling menyerang dan beberapa kali menciptakan peluang namun tetap saja tidak dapat menciptakan sebuah gol.
Akhirnya juara Eropa 2008, Spanyol pun takluk juga di kejuaraan Piala Konfederasi 2009 di tangan Amerika Serikat. Entah apa yang terjadi dengan permainan Spanyol yang bagus dan berteknik selama ini, tiba-tiba saja saat bertanding melawan Amerika Serikat, Spanyol tidak dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
OSK


